Apa Aplikasi Trading Saham Terbaik? Baca Ini Dulu Baru Pilih 1 Yang Terbaik Menurut Anda

Diposting pada

Trading Saham sudah menjadi tren baru sekarang ini. Banyak kaum milenial yang mencoba peruntungannya dalam investasi saham, terlebih makin gencarnya promosi beberapa aplikasi trading saham di sosial media yang menggunakan para influencer yang mempunyai basis pengikut yang banyak yang menyebabkan informasi seputar trading saham tersampaikan ke semua kalangan.

Memanfaatkan peluang tersebut, perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang trading saham mengeluarkan aplikasi trading saham yang mudah digunakan dan juga ditambah fitur-fitur yang mempermudah penggunanya dalam menentukan pembelian saham walaupun pada akhirnya pengalaman sangat menentukan dalam hasil yang diperoleh para trader saham.

Dan dalam kesempatan ini, kami mencoba memberikan ulasan dari beberapa aplikasi trading saham yang ada di google play store untuk anda jadikan referensi sebelum terjun ke dalam dunia trading saham.

1. Stockbit – Investasi Saham

Berawal dari sebuah forum diskusi yang membahas tentang investasi yang didalamnya berkumpul para investor baik pemula maupun profesional yang membahas serba-serbi investasi, maka lahirlah Aplikasi Trading Saham Stockbit.

Bekerjasama dengan salah satu perusahaan besar dibidang keuangan yaitu Sinarmas Sekuritas, Stockbit lahir menjadi salahsatu aplikasi trading saham yang layak untuk digunakan baik untuk pemula yang baru belajar trading saham maupun untuk profesional dalam dunia trading.

Stockbit memberikan penggunanya beberapa layanan diantaranya trading saham secara online seperti jual beli dan juga ada opsi simulasi jual beli saham yang sangat cocok bagi pemula.

Kelebihan utama dari aplikasi ini adalah adanya forum diskusinya yang membahas peluang-peluang yang bisa dijadikan referensi khususnya oleh pemula untuk memilih investasi saham mana yang menguntungkan dan memberikan profit. Juga terdapat analisa-analisa dari saham-saham yang diperdagangkan sehingga penentuan kapan saat jual maupun beli bisa diprediksi dengan baik

2. Bibit – Investasi Reksadana

Yang membuat makin boomingnya dunia trading saham salah satunya karena kehadiran Aplikasi Trading Saham Bibit ini. Promosi yang dilakukan para publik figur seperti Raditya Dika sampai Dedi Corbuzier membuat aplikasi Bibit dikenal masayarakat luas dan tentu saja investasi saham menjadi salah satu primadona dikalangan kaum milenial.

Aplikasi Trading Bibit menyediakan fitur Robo Advisor yaitu sebuah Artificial Intelegent (AI) yang akan memberikan rekomendasi investasi dan keuangan berdasarkan analisis data dari penggunanya. Saat pertama daftar Bibit akan memberikan rekomendasi yang otomatis kemana sebaiknya investor berinvestasi. Dasar dari rekomendasi yang diberikan berasl dari data yang diinput oleh pengguna yaitu penghasilan, usia, target investasi dan risiko.

Kebanyakan pemula dalam investasi tentu saja akan menggunakan dana yang minimal karena keterbatasan modal juga pengetahuan sehingga meminimalkan resiko kerugian dan Bibit memahami hal itu dengan menentukan batas minimal nilai investasi yang kecil yaitu sebesar Rp10.000. Dan untuk melakukan investasi, pengguna bisa melakukan nya menggunakan e-wallet yang sudah banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

3. Ajaib – SuperApps Investasi

Ajaib SuperApps Investasi merupakan aplikasi investasi yang dikeluarkan oleh PT Ajaib Teknologi Indonesia yang berada dibawah naungan Ajaib Grup merupakan salah satu flatform trading terbaik yang ada di Indonesia.

Kelebihan dari aplikasi trading saham Ajaib adalah, anda bisa langsung investasi saham tanpa harus melakukan deposit. Ajaib hanya menerapkan biaya 0.1% untuk nilai investasi dibawah 150 juta dan besaran tarif akan lebih kecil untuk nilai investasi yang lebih besar.

Selain ke 3 aplikasi trading saham diatas, masih ada beberapa yang dikeluarkan oleh perusahaan sekuritas dibawah bank-bank BUMN seperti BNI dengan aplikasi BIONS, Mandiri dengan MOST atau juga keluaran bank swasta terbesar BCA yang mengeluarkan BCAS Best Mobile yang kesemuanya sudah terjamin karena berada dibawah naungan institusi keuangan yang sudah berkecimpung cukup lama.